Bersosialisasi merupakan suatu proses pembentukan pertemanan. seperti misalnya dalam dunia kerja atau pendidikan, kita juga membutuhkan hubungan baik dengan rekan-rekan kerja, teman, maupun lingkungan sekitar.
Seperti yang kita ketahui, Gen Y dan Gen Z yang lahir diantara perkembangan teknologi yang sangat pesat. terutama di era media sosial ini, cara bersosialisasi yang dilakukan oleh generasi sekarang sangat lah berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya dimana pada zaman ini sangatlah memanfaatkan media sosial untuk bersosialisasi.
berikut saya akan memberikan beberapa tips bersosialisasi di era media sosial ini.
1. Perbanyak lah Sosialisasi di kehidupan nyata
Tak ada salahnya untuk Bersosialisasi lewat media sosial, seperti misal face time atau video call. tetepi, ada baiknya jika bersosialisasi atau berhubungan langsung secara face to face. sebab, bersosialisasi di dunia nyata lebih banyak manfaatnya, seperti bisa berkomunikasi lebih bebas dan menyenangkan dibanding berkomunikasi lewat media sosial.
2. Membatasi penggunaan Media Sosial
kecanduan dalam ber media sosial juga akan berpengaruh dalam kegiatan bersosialisasi didunia nyata. untuk itu, berilah batasan dalam menggunakan media sosial sehari-hari.
3. cari kegiatan-kegiatan yang bermanfaat
Mengikuti kegiatan-kegiatan formal juga berdampak positif dalam proses bersosialisasi, karna kita akan berkomunikasi dengan banyak orang saat mengikuti kegiatan-kegiatan seperti itu, dengan kata lain.
4. hindari bermain Smartphone saat berkumpul atau mengobrol
Saat berkumpul dengan rekan ataupun berkomunikasi secara langsung dengan lawan bicara, hindari lah menggunakan smartphone, karna itu akan membuat anda tidak fokus dengan topik pembicaraan yang sedang berlangsung sehingga membuat anda tidak bisa bersosialisasi dengan baik, bahkan anda akan dianggap tidak menghargai lawan bicara anda.
5. Cari Banyak Kenalan dari sosial media
Disosial media kita sangat mudah untuk mencari kenalan, mulai dari orangorang terdekat hingga yang jauh, bahkan orang-orang yang berasal dari negara yang berbeda.
6. Berhati-hati dalam mencari teman di sosial media
Walaupun kita dapat dengan mudah mencari kenalan di sosial media, tetapi ada baiknya kita tetap berhati-hati dalam memilih teman, karna tidak semua orang yang berseluncur di sosial media itu orang-orang baik.
7. Berhati-hati dalam Bertutur Kata Baik di Sosial Media maupun di Dunia Nyata
Bersosialisasi baik di sosial media maupun idi dunia nyata juga memiliki etika, hindari penggunaan kata yang bersifat menyinggung, tidak pantas, dan lain nya yang sekiranya berdampak negatif.
8. Hindari membagikan informasi pribadi
Jangan langusng percaya dengan orang-orang yang kita kenal melalui sosial media dengan membagikan informasi-informasi yang bersifat pribadi, kecuali memang kerabat terdekat kita. karena informasi tersebut bisa saja disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
9. Jaga Inner Circle
periksa lagi siapa follower atau temanmu disosial media. sebaiknya jangan menerima permintaan pertemanan dari orang yang tidak terlalu anda kenal. lebih baik jaga inner-circle anda dengan teman-teman atau kerabat yang anda kenal dengan baik.
10. Bangun Jaringan
Manfaatkan Sosial media untuk membangun jaringan. baik itu dalam merintis pekerjaan, bisnis maupun persahabatan bila anda ingin merintis suatu usaha, gunakan sosial media untuk memperbesar bisnismu.
GENERASI MILENIAL = GENERASI MENUNDUK
pendapat :
saya sendiri kurang setuju dengan pernyataan tersebut. Generasi Milenial merupakan Gen Y yang Lahir antara tahun 1981-1995, saya kurang setuju dengan pernyataan generasi milenial adalah generasi menunduk, karena generasi milenial cenderung lebih kreatif, inovatif, dan juga lebih panndai bersosialisasi, walaupun mereka lahir diantara zaman perkembangan teknologi, tetapi tidak bisa disebut juga generasi menunduk. bisa dibuktikan dengan banyaknya start up baru yang dibangun oleh para milenial. saya lebih setuju jika Gen Z, generasi yang lahir tahun 1995-2012 dikatakan sebagati generasi menunduk, karena mereka lahir saat teknologi sudah berkembang pesat, dan bisa dilihat banyak orang-orang dari Gen Z lebih cenderung kecanduan bermain smartphone dibanding dengan kaum milenial.