Minggu, 10 Oktober 2021

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PANDEMI COVID-19 BAGI DIRI SENDIRI, KELUARGA, DAN MASYARAKAT SEKITAR

Virus Covid-19 yang sudah lebih dari 1,5 tahun menyebar di seluruh dunia. Berbagai cara dilakukan oleh pemerintah seperti menerapkan praturan untuk melakukan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak), menerapkan PSBB, PPKM Mikro, hingga PPKM level 1-4. Hal ini dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus covid-19 dan memutus rantai pandemi covid-19 ini. Pandemi covid.

 

Pada dasarnya pandemi covid- 19 memberikan berbagai pengaruh, tidak hanya dampak negatif melainkan dampak positif juga. Pengaruh ini dapat dirasakan oleh semua orang, baik diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.

 

Bagi diri sendiri sebagai mahasiswa, dampak positif dari pandemi covid-19 yang saya rasakan adalah seperti :

·      - Lebih dekat dengan teknologi dikarenakan hampir semua hal diberlakukan secara daring

·      - Memiliki banyak waktu luang dirumah

·      - Lebih peduli dengan kebersihan dan protocol kesehatan

 

Ada pula dampak positif yang dirasakan seperti :

·       - Jenuh karna terlalu lama dirumah

·       - Kurang bersosialisasi

·       Kurang nya semangat dalam mengerjakan berbagai hal

 

Kemudian ada pula dampak positif dan negatif pandemic covid-19 bagi keluarga antara lain :

    Dampak Positif

·       - Memiliki lebih banyak waktu quality time bagi keluarga

·       - Menambah keharmonisan keluarga

 

    Dampak Negatif

·       - Berkurangnya pendapatan bagi keluarga karena pekerjaan yang terpengaruh oleh pandemi

 

Selain itu, ada beberapa dampak yang dirasakan oleh masyarakat sekitar, antara lain :

    Dampak Positif

·       - Berkurangnya polusi kendaraan dijalan

·       - Meningkatkan rasa kepedulian untuk saling menolong sesama terdampak covid-19

·       - Meningkatkan kesadaran akan kebersihan

 

    Dampak Negatif

·       - Roda ekonomi yang tidak berputar

·       - Kurang nya bersosialisasi

·       - Adanya stigma negative terhadap korban covid-19, dan tenaga kesehatan.

 

 


Minggu, 03 Oktober 2021

SEBERAPA PENTINGKAH JARINGAN 5G DI INDONESIA ?

 

Tahun ini jaringn 5G sering dibicarakan ole masyarakat, dikarenakan ketertarikan mereka terhadap teknologi internet 5G. Jaringan 5G merupakan teknologi internet yang menjanjikan kecepatan 10 kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya yaitu 4G.

Jaringan 5G juga mampu menjalankan segala sesuatu. Mulai dari sektor kesehatan, kendaraan sampai paling berpengaruh adalah teknologi elektronik seperti gadget, smart tv, laptop dan smartphone. Lantas, seberapa pentingkah jaringan 5G di Indonesia ?

Direktur utama PT Telkom Indonesia, Ririek Ardiansyah mengatakan kehadiran teknologi internet 5G di indonesia nyatanya belum terlalu diperlukan karena secara penggunaan 5G itu sendiri, di Indonesia masih sangat sedikit.

selain itu, gadget internet of things (IoT) yang saat ini ada di indonesia juga belum membutuhkan jaringan 5G. Namun ada pengecualian, misal perangkat IoT yang membutuhkan kapasitas besar, latensi pendek (Real time), dan masif update perangkat yang cepat.

Untuk memasukan jaringan 5G yang standar yang dibutuhkan mencapai 100Mhz (Megahertz). Sedangkan Indonesia belum memiliki spektrum yang tersedia untuk 100Mhz.

jaringan 4G di Indonesia yang masih belum merata ke daerah pelosok juga merupakan alasan jika penerapan teknologi jaringan 5G di Indonesia masih terlalu dini.

Dengan itu pemerintah dan provider dapat bekerja sama untuk melakukan pemerataan jaringan 4G di Indonesia terlebih dahulu di daerah yang belum ter cover jaringan 4G dengan baik. dengan itu penerapan 5G di Indonesia nanti dapat dilakukan dengan mudah.

Meski begitu, di masa depan indonesia tetap akan membutuhkan teknologi jaringan 5G. Karena banyak pengguna dibeberapa sektor industri dapat mengimplementasikan 5G dengan baik,terutama mereka yang memerlukan speed tinggi dan real time.